Showing posts with label travelling. Show all posts
Showing posts with label travelling. Show all posts

Thursday, October 20, 2016

Jogja Istimewa !!

Yogyakarta.. 
Menyebut kota ini pasti akan otomatis mendendangkan lirik "Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu"
Entah apa yang membuatnya seistimewa itu. 
Jogja mampu membuat kita begitu merindu.

Bulan september lalu, akhirnya bisa menuntaskan kerinduan kembali ke Jogja.
Mengatur rencana trip dengan budget seminimal mungkin bersama ke tujuh kawan merupakan tantangan tersendiri.
Prinsip yang kami pegang murah tapi tidak murahan. hahaha. Saya akan share biaya juga. Teatapi Biaya di sini adalah biaya kolektif yaa. Kalau pengeluaran pribadi misal makan, jajan, oleh oleh tergantung pada keinginan sendiri sendiri.

Let's chekidot...

1. Transportasi

Untuk transportasinya kami memutuskan untuk menyewa mobil. Tadinya kami mendapat harga sewa Rp 200.000 per hari, jadi dua hari hanya Rp 400.000,, Tapi tiba tiba H-1 hari orang yang menyewakan mobil bilang kalau mobil yang kami pesan masih di bawa orang. Nyebelin kan ? Rasanya pengen di uleg uleg jadiin sambel kacang.
Dia mengganti mobil Grand New Avanza dengan biaya sewa yang lebih mahal yaitu Rp 275.000, jadi dua hari Rp 550.000.
Karena sudah mepet, mau gag mau kami pake itu. 
Untuk BBM nya kami pakai premium. Selama dua hari semalam biaya untuk BBM yang kami keluarkan adalah Rp 400.000

Jadi untuk transportasi total biaya yang kami keluarkan adalah Rp 950.000

2. Penginapan

Untuk menginapa tadinya kami punya beberapa plan. 
Menginap di pantai gunung kidul atau menginap di Jogja. Akhirnya kami memutuskan untuk menginap saja di Jogja. Lebih aman. Takutnya kalau menginap di pantai malah masuk angin semua. hahaha.
Selanjutnya kami searching tempat penginapan murah di jogja. Ada beberapa alternatif yaitu Deep Purple Homestay , Penginapan Pugeran, dan Edu Hostel. Ketiga penginapan itu saya rekomendasikan  karena melihat review dari pengunjung yang bagus.
Kami sih tidak mencari penginapan yang berupa hotel mahal karena memang kami di penginapan hanya numpang tidur dan mandi, jadi sayang kalau mahal mahal hehehe.

Saat mencari penginapan, mungkin keberuntungan berpihak pada kami. Kebetulan ada diskon dari pegipegi.com saat hari kami menginap, sebesar Rp 50.000 per transaksi. Jadilah saya coba untuk book Edu Hostel. Dannnnnnn taraaaaaaaaaa berhasil. !!! kami cukup mebayar Rp 30.000 saja untu per orangnya (harga normal Rp 80.000) , senangnyaaaa... langsung deh semua gembira. hahahha

Untuk Edu Hostel sendiri reviewnya bisa dilihat di sini. Pokonya TE.O.PE. BE.GE.TE dah... Jatuh cinta saya sama Hostel ini.
Tempat bersih, nyaman, dapat sarapan juga. Alahmdulillah. Rejeki anak sholelah. 

Tapi masalahnya saat itu kamar yang tersedia tgl 7 bed, huhu, Jadinya 1 bed saya pesankan di Traveloka dengan harga Rp 73,000

Jadi untuk penginapan biaya yang dikeluarkan (7 x Rp 30.000) + (1 x Rp 73.000) = 283.000

3. Wisata yang dikunjungi

Rencana perjalanan sudah di susun jauh jauh hari. Ini saya yang nyusun. Karena saya bukan tipe spontan yaa. Jadi saya gag mau dong kalau waktu liburan yang sebentar ini jadi sia sia hanya karena gag punya plan.
Nah inilah tempat wisata yang kami kunjungi sesuai urutannya :

       (1) Candi Plaosan

Tadinya kami berencana ke Candi Prambanan dan Boko, tetapi mengingat biaya masuknya tidak sesuai prinsip liburan kami yang memang liburan murah, hahaha. jadi kami menggantinya ke Candi Plaosan di daerah Klaten. Tepatnya di Desa Plaosan.

Topi beli di Plaosan
Begitu masuk daerah klaten, langsung nyalakan GPS saja, hahhaa. Nanti juga ada petunjuk arahnya ke Candi Plaosan kok.
Candi Plaosan ini terdiri dari dua area, yaitu Candi Lor (Utara) dan Candi Kidul (Selatan).
Tiket masuknya cukup murah yaitu Rp 3000 per orang. Tiket parkir mobilnya Rp 5.000

Yang perlu saya ingatkan, di Area Candi sangat panas. hahaha. Jadi ada baiknya bawa bekal air minum dan topi. Bawa sun glasses juga gpp. Sekalian pake sunblock biar wajah gag kebakar sinar matahari.
Kalau tidak bawa, jangan khawatir, di sekitar candi banyak penjual.


Saya sempat beli topi lebar ala ala pantai dengan harga Rp 30.000 saja sedangkan yang kecil Rp 25.000. Lumayan terjangkau. hohoho.

topi topi yang dijual
Candi Plaosan adalah Candi Budha. Terlihat dari adanya stupa, arca budha, dan candi candi kecil pendampingnya. Ada Dua Candi besar yang disebut Candi Kembar di Kawasan Candi Lor. Yang dikelilingi oleh Candi candi pendamping kecil dan stupa stupa. Kata teman saya, kalau sunset tempat ini bagus. Gag kalah sama Candi Boko. Sayangnya kami ke sana pada pagi hari menjelang siang. Tak apalah. Kami sudah cukup puas. hehehe

Untuk biaya di Candi Plaosan yang kami keluarkan adalah (8 x Rp 3.000) + Rp 5.000 = Rp 29.000





Candi Pendamping
Candi Kembar







Salah satu Candi Besar



        (2) Bakso Klenger

Alasan kami lewat Klaten adalah karena kami mau mencoba salah satu kuliner yang sedang hits di Jogja yaitu BAKSO KLENGER. Tempatnya lebih dekat lewat Klaten daripada lewat Magelang.
Jadi konsep dari tempat makan ini adalah mereka menjual bakso dengan ukuran big size. Mulai dari 250 gram hingga 5 kilo. Wowww banget kan. Makanya kami penasaran.

Puas dari candi Plaosan kami langsung ke tempat ini. Tidak butuh waktu lama, kurang lebih 20 menitan. Saat kami sampai ke sana, tempatnya masih sepi. Wah awalnya ada perasaan ragu juga. Jangan jangan rasanya gag enak makanya sepi. hahahah.
Ternyataa,,,,, karena baru buka makanya sepi. Tak lama kami duduk, tamu lain mulai berdatangan. Lalu penuhlah tempatnya. Alhamdulillah gag salah tempat.

Bakso Klenger ini terletak di Jalan Wahid Hasyim No 296, Nologaten, Sleman, Yogyakarta. Lagi lagi kami mengandalkan GPS. hahaha.

Tempatnya nyaman, bersih, dan tertata rapi. Dari semua menu kami akhirnya memilih Bakso XXL seberat 2 kilo. Harganya Rp 150.000. Bakso ini memang untuk porsi ber 8 orang. Cocok buat kita.
Untuk minumnya ada macam macam pilihan. Mulai dari standar es teh, es jeruk, sampai es campur, es cinsau juga ada. Ukurannya ada yang biasa dan jumbo. Untuk harganya juga terjangkau, antara Rp 1000 - Rp 12.000 saja. Ini daftar lengkap menunya :

daftar menu
Mau tau seberapa besar baksonya ?
Bakso XXL
















Mau lebih jelasnya ? Cek di sini.

Bakso sebesar itu berisi potongan daging, urat, dan telur ayam rebus sebanyak 6 butir kalau saya gag salah. Rasanya juga dominan daging bukan tepung kanji. Kuahnya ringan, enggak eneg.

Ternyata sesuai namanya. Setelah makan kami semua KLENGER kekanyangan. hahaha.




Biaya parkirnya Rp 3.000

Jadi total yang kami bayarkan adalah Rp 192.000 + Rp 3.000 = Rp 195.000.
Cukup terjangkau kan.

      (3) Keraton Yogyakarta

Destinasi selanjutnya adalah Keraton Jogja. Rasanya tidak sah ke Jogja kalau belum mampir ke Keraton. Maka kami pun menjadikannya salah satu destinasi kami.
Tempatnya tidak jauh dari Bakso Klenger sekitar 20 menitan ke arah malioboro. Gampang. Pasti ketemu.

Keraton Jogja ini buka mulai pukul 08.00 - 16.00 tapi disarakan untuk datang kurang dari pukul 14.00. Agar bisa melihat seluruh bagian Keraton. Kalau lebih dari jam 14.00 maka kita hanya akan diijinkan melihat bagian keraton sampai pintu gerbang kedua. Gerbang ketiga dan seterusnya ditutup kalau sudah melewati pukul 14.00

Tiket masuknya adalah Rp 5.000 per orang. Tiket parkirnya Rp 10.000 untuk mobil.
Saat kita parkir, kita akan didatangi banyak oleh abang abang tukang becak yang menawarkan untuk mengantarkan ke gerbang masuk keraton dan jalan jalan ke tempat pabrik bakpia juga. Dengan biaya Rp 10.000 saja. Tapi kalau mau jalan ke gerbang juga bisa. Deket kok. hanya 5 menitan.

Kemudian saat nanti kita mau masuk ke keraton, ada yang akan menawarkan jasa sebagai pemandu dengan bayaran seikhlasnya. Rombongan kami juga memutuskan untuk memakai jasa pemandu itu dengan membayar Rp 50.000. Pemandu kita itu bapak bapak. Menjelaskan tentang sejarah keraton jogja, bagian bagian dan fungsi dari bangunan bangunan keraton.

Karena kami datang pukul 14.00 maka kami tidka boleh masuk ke gerbang ketiga. sudah tutup. huhuhu. Puas berkeliling dan berfoto kami memutuskan untuk langsung ke penginapan di Edu Hostel saja. Awalnya kami berencana ke Taman Sari, tetapi mengingat waktu sudah sore, dan jarak Taman Sari cukup jauh dari Keraton kalau jalan kaki, yasudah terpaksa kami batalkan dan langsung ke Edu Hostel.




Total biaya di keraton adalah (8 x Rp 5.000) + Rp 10.000 + Rp 50.000 = Rp 100.000

 
     
      (4) Tugu Jogja & Malioboro

Sore setelah dari Keraton kami langsung check in di Hostel untuk istirahat, sholat. Kami keluar kembali pukul 18.30 setelah sholat magrib. Tujuan kami adalah makan malam. hahaha.
Rencana kami mau makan di House of Raminten. Tapi saat sampe sana, ya Allah ruaameeeee buaangeeetttt. Yasudah karena sudah kelaparan akhirnya cari tempat makan lain. Saya lupa namanya. Menunya sih standar ayam goreng.
Selesai makan kami menuju ke Tugu Jogja. Kebetulan tempatnya dekat. Jalan kaki cuma 15 menit. hahahhaa. Rame juga padahal itu Tugu ditengah jalan. Ya namanya juga ikon ya. Belum afdol kalau belum di sana.
Foto foto sebentar kami lanjut jalan ke Malioboro. Entah apa yang membuat kami mau maunya jalan sejauh itu. Sampe gempor kaki. Melihat suasana jogja malam hari memang menarik.
Di hiasi lampu jalan, wajah wajah wisatawan, pengamen jalan yang suaranya gag kalah sama penyanyi papan atas Indonesia, juga deretan angkringan di sepanjang jalan memang menunjukkan kalau susasana ini SANGAT JOGJA.

Sudah cukup gempor kami akhirnya pulang. hahaha. Biaya hanya parkir mobil Rp 10.000

Tugu Jogja
Tugu Jogja


Rombongan
Jalan Malioboro
Malioboro



       (5) Air Terjun Sri Gethuk

Destinasi hari kedua kami adalah area Gunung Kidul. Tadinya mau langsung ke pantai. Tapi kan sayang kalau cuma ke pantai. Alhasil nemu wisata yang cukup menarik yaitu Air Terjun Sri Gethuk. Lokasinya ada di Desa Wisata Bleberan. Lagi lagi kami pakai googlemap. hahahha. Jaraknya sekitar 2 jam dari Jogja. Mungkin efek kami gag tahu jalan, jadi lama. hehehe.

Kesan pertama adalah tempatnya mirip Grand Canyon. Saat pertama masuk, kami ditawari untuk mengambil paket wisatanya. Yaitu naek perahu, sewa pelampung, dan rafting. Cukup murah sebenarnya hanya Rp 35.000 per orang. Namun karena kami tidak berencana lama lama, kami tidak mengambil paket itu. Jadi kami hanya membayar uang masuk sebesar Rp 10.000 per orang termasuk biaya parkir.

Kemudian untuk menuju air terjun ada dua cara, yaitu jalan kaki atau naik perahu. Kami memutuskan naik perahu dengan biaya Rp 10.000 per orang untuk tiket PP.

Sensasinya menyenangkan. Jadi kita naek perahu buatan dari drum drum air yang diikat kemudian di atasnya di beri papan dan tempat dudukan. Untungnya perahunya di jalankan dengan mesin bukan gethek hahhaa.

Jaraknya tidak jauh sebenarnya, mungkin sekitaran 5 menit.
Sampai di air terjun saya baru paham kalau ternyata air terjunnya langsung jatuh ke sungai, Kali Oyo namanya.
Jadi bagi yang mau, bisa menyewa pelampung sebesar Rp 10.000 saja per orang dan bisa maen maen di sungai oyo. Hanya yang berpelampung yang boleh turun ke sungai.

Air terjunnya bagus sebenarnya. Berundak undak. Eksotis. Hanya saja, kami datang terlalu siang. Sehingga sudah penuh dengan pengunjung. Bahkan bergerak pun susah karena takut bakal senggol senggolan dan jatuh ke Kali Oyo. Yasudahlah yaa.. Cuma cowok cowok kecuali Bangun yang sewa pelampung dan maen di Kali Oyo. Kami yang cewek cewek foto foto aja. hahaha.

Untuk referensi pemandangan Air Terjun ketika sepi bisa buka di sini. 

Total biaya di sini (8 x Rp 10.000) + (8 x Rp 10.000) = Rp 160.000

         (6) Pantai Krakal

Destinasi terakhir adalah Pantai Krakal. Sebenarnya di daerah Gunung Kidul itu pantainya berderet deret. Ada sekitar 12 pantai. Untuk biaya masuknya di awal adalah Rp 10.000 per orang. Sanagt murah karena kita bisa menikmati seluruh pantai kalau mau.

Rombongan saya sendiri memilih pantai krakal. Karena di sana ada pasir putihnya (beberapa pantai di gunung kidul hanya karang karang). Kemudian ada juga tebing tinggi dimana kita bisa melihat laut luas.

Pantainya bagus. Bersih. Ombaknya besar karena pantai selatan. Udara sejuk. Cocok untuk bersantai. Kami juga sempat naek ke tebingnya, dengan membayar Rp 2.000 per orang.
Untuk barang barangnya dan kalau mau duduk duduk cantik bisa menyewa tikar dengan biaya Rp 20.000 sepuasnya. hehehe
Fasilitas di sana juga sudah lengkap. Banyak warung dan kamar mandi serta tempat sholat juga.
Secara keseluruhan sangat direkomendasikan.













Pantai krakal adalah destinasi terakhir kami. Sekitar pukul 17.00 kami melanjutkan perjalanan pulang ke Semarang. Alhamdulillah semuanya lancar. Walaupun ditebus 3 x muntah karena mabuk. hiksss.

Untuk lengkapnya biaya yang kami habiskan, bisa dilihat di bawah ini. Biaya tidak termasuk makan yaa. Karena makan di tanggung sendiri, termasuk yang di Bakso Klenger itu kita bayar sesuai yang di makan. Untuk makannya kita total 4 x makan. Hari pertama makan pagi, siang, dan malam. Hari kedua hanya makan siang karena makan pagi kami dapat dari Edu Hostel, dan kami tidak sempat makan malam karena mengejar waktu pulang. hahhaha.



Berikut biayanya :


Semoga informasinya bermanfaat :)

Friday, June 3, 2016

Tradisi Menyambut Bulan Puasa

Tidak terasa dalam beberapa hari ke depan kita akan berjumpa lagi dengan Bulan Ramadhan. Bulan yang penuh berkah, bulan dimana segala ampunan dan berkah di berikan sebesar besarnya pada hambaNYA yang bertaqwa. 
Hayooo, siapa yang masih punya utang puasa? Segera di bayar, masih ada dua hari lagi.

Adakah persiapan khusus yang di lakukan oleh teman teman ? Kalau saya sih tidak ada yang special. Utama membayar hutang puasa tahun lalu, kemudian cuci mukena untuk persiapan tarawih selama bulan Ramadhan. Apa lagi ya ? Untuk sahur dan berbuka sih tidak ada persiapan khusus. Ada mama. hahahaha.

Ada yang punya tradisi khusus yang dilakukan sebelum puasa? Di keluarga ku, ada beberapa tradisi yang biasanya dilakukan sebelum puasa. Tradisi ini semata mata di lakukan untuk menghormati para leluhur dan mendoakan apara sesepuh di keluarga saya. Mungkin ada yang punya tradisi yang sama ?

1. Ruwahan

Tradisi ini identik dengan kue tradisional bernama apem. Beberapa tahun yang lalu, tante saya masih rajin buat adem sendiri. Dari membuat adonan yang butuh waktu semalaman, hingga mencetak kuenya satu demi satu. Tapi sekarang udah males kali yaa, jadi lebih simple nya pesen aja. hehehe.

Kue Apem
Sumber : Gedangsari.com


Tradisi ini semacam memberikan bancaan (kotak berisi makanan) ke tetangga sekitar rumah. Isi dari bancaannya adalah kue apem dan juga ketan dengan topping yang bervariasi, biasanya srundeng atau kelapa dengan kinco (gula jawa cair), atau bubuk kedelei. 

Apem menurut asal usulnya adalah perlambang dari permohonan maaf dan ampunan dari dosa. Sedangkan ketan yang lengket adalah perlambang untuk mempererat tali silaturahim.
Jadi inti dari tradisi ini adalah memohon maaf apabila ada kesalahan agar bulan Ramadhan yang akan datang diri kita dalam keadaan suci dan bersih dari dosa. Sebelum di bagikan, biasanya di lakukan doa bersama untuk meminta permohonan maaf dan keberkahan dari Allah SWT.

2. Nyadran

Tradisi kedua yang dilakukan adalah nyadran. Kurang lebih yang saya paham, tradisi ini adalah mengunjungi makan para leluhur kita. Biasanya keluarga saya ke Solo dan Jogja ke makam eyang eyang saya dari papa, dan di semarang ke makam eyang eyang dari mama.

Yang saya pernah baca disini tradisi ini sudah berlangsung sejak lama, di jaman kerajaan masih menganut ajaran Hindu Budha, Biasanya ketika mengunjungi makam, akan membawa juga berbagai macam sesaji untuk keselamatan. Seiring berjalannya waktu ketika Islam mulai datang, hal ini perlahan di arahkan sesuai dengan ajaran Islam. 

Jadi ketika datangnya bulan puasa, sebagian orang masih melakukan tradisi ini dengan mengunjungi makam leluhurnya dan memanjatkan doa, tapi sudah tidak dengan membawa sesaji. 
Yang perlu diingat, memanjatkan doa untuk keluarga kita yang sudah meninggal tidak hanya di lakukan pada saat mendekati bulan Ramadhan saja ya, tetapi setiap saat ^_^


Dua tradisi di atas masih di lakukan oleh keluarga saya. Untuk kota Semarang, kami warga Semarang juga punya tradisi khusus menyambut bulan Ramadhan yaitu DUGDERAN. Festival ini di lakukan selama seminggu sebelum bulan Ramadhan.

Berbagai macam hal di sajikan saat festival ini, seperti adanya pasar malam yang menjual berbagai macam pernak pernik seperti baju, alat masak dari tanah liat dan seng, mainan, dsb. Ada juga kirab dengan arak arakan Warak Ngendog.
Tradisi ini merupakan salah satu bentuk dakwah Islam dalam bentuk hiburan,


Warak Ngendog,
Sumber : Kata dan Rasa
Bagi yang penasaran dengan Dugderan, pasar malamnya masih berlangsung di sekitaran Pasar Johar sampai dengan tanggal 5 Juni 2016. Monggo mampir ^_^

Sekian dari saya tentang tradisi menyambut Bulan Ramadhan. Ada berbagai macam tradisi di daerah lain seperti padusan di Jogja dan Surakarta nan, Tradisi Meugang di Aceh, Tradisi Balimau di Padang, dll. Yang perlu kita ingat adalah tradisi tersebut tidak boleh mengalahkan kepercayaan bahwa segala sesuatu baik dan buruk datangnya dari ALLAH SWT semata. 

Terima kasih sudah membaca ^_^

Thursday, June 2, 2016

BATU CAVES : Tempat Wajib Dikunjungi di Malaysia

Pada postingan sebelumnya di sini, saya telah menuliskan beberapa tempat yang wajib dikunjungi di Malaysia. Tulisan ini merupakan laporan hasil short trip saya ke sana di awal bulan Mei yang lalu. Di tulisan kali ini saya akan menambahkan daftar tempat yang tidak afdol jika tidak dikunjungi saat berada di Malaysia yaitu Batu Caves.

Kesan pertama saya mengunjungi tempat ini adalah TAKJUB. hahaha.
Kenapa ? Karena ternyata tidak sesuai dengan bayangan saya. Sebelumnya saya sudah melihat banyak foto mengenai tempat ini. Berdasarkan penampakannya, saya pikir tempat ini terletak di daerah pegunungan atau bukit yang sejuk. Ternyata saya salah !
Memang berada di bukit, tetapi bukitnya adalah bukit kapur ! hahhaa. 
Yang lebih membuat tercengang adalah Batu Cave ini berada di tengah tengah area perindustrian. Jadi sekitarnya banyak pabrik. 
Jangan dibayangkan di sana angin akan sepoi sepoi, sejuk, ataupun dingin, karena ternyata sangat panas. Apalagi jika kamu berkunjung di saat mendekati siang, siap siap aja gosong. hihihi.

Yang menarik dari tempat ini adalah :

1. Adanya sebuah patung dewa Muruga tertinggi pertama di Malaysia dan kedua di dunia.Tingginya adalah 42,7 meter.  Dewa Murugan adalah salah satu Dewa yang dalam kepercayaan Agama Hindu. Dewa Murugan meripakan Dewa Perang dan Dewa Pelindung Bagi kaum Hindu di daerah Tamil. 


.



2. Banyaknya burung merpati yang di biarkan bebas. Jadi ketika berkunjung ke sana, kita bisa bermain main dengan burung merpati yang kelihatannya memang sudah cukup familiar dengan kedatangan manusia. Kita bisa memberi makan mereka dan menikmati sensasi ketika mereka terbang di sekitar kita.



3. Menaklukkan 272 anak tangga untuk dapat melihat lebih dalam keindahan gua gua di area batu cave. Menurut yang saya baca, ada 3 gua besar dan beberapa gua kecil yang ada di puncak anak tangga ini. Saya juga belum menyaksikan langsung karena pada saat berkunjung di sana waktunya sangat terbatas, jadi saya tidak sempat merasakan sensasinya menaiki tangga ini. huhuhu. Di bawah ini adalah sedikit gambaran banyaknya anak tangga yang harus kita naiki untuk dapat melihat indahnya gua gua di sana.


Perjalanan panjang




Tidak sampai ke puncak















Goa Ramayana
Salah satu Gua lain





















4. Tempat ini merupakan salah satu tempat pemujaan bagi kaum yang beragama Hindu. Jdi tidak heran jika di sana kita melihat banyak orang India yang ingin sembahyang. Bahkan beberapa toko berjejer menjual pernak pernak keperluan pemujaan seperti bunga, kelapa, dan lainlain. Ada juga toko toko yang menjual souvenir seperti kaos bergambar dewa murugan, topi besar, bahkan bulu burung merak untuk hiasan.


Menurut informasi yang saya baca disini, tempat ini merupakan pusat di selenggarakannya festival tahunan Thaipusam bagi umat beragama Hindu. Festival ini merupakan bentuk penghormatan kepada Dewa Murugan yang di anggap sebagai Dewa Pelindung dan Penumpas Kejahatan. Festival ini biasanya berlangsung pada Bulan Januari. Jadi bagi yang penasaran dapat mulai menjadwalkan kunjungannya ke Malaysia pada bulan Januari. Festival ini sendiri tergolong dalam festival yang ekstrem. Para penganut agama Hindu akan "menyakiti" dirinya sendiri dengan menusukkan kawat, pancing, tusukan daging atau benda runcing lainnya ke badannya termasuk lidah, bibir, pipi, dan lainnya. Hal ini dipercaya sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Dewa Marugan yang telah melindunginya.
Berikut ini adalah beberapa gambaran Festival Thaipusam yang saya ambil dari beberapa blog.

Courtesy : VOA

Courtesy : Just Share A Moment


Sedikit gambaran tentang salah satu tempat wajib dikunjungi di Malaysia yang bisa saya berikan yaitu Batu Caves, semoga bisa menambah referensi tempat kunjungan,

Saran saya ketika berkunjung di sana adalah :
1. Datang di pagi hari agar tidak panas
2. Jika datang disiang hari, siapkan topi untuk melindungi wajah kita agar tidak terpapas sinar matahari yang begitu menyengat.
3. Bawa air minum yang banyak karena sangat panas dan gersang.
4. Siapkan waktu yang banyak untuk menaiki tangga dan explore lebih dalam. Jujur saya sedikit menyesal karena belum menjelajah lebih dalam di tempat itu. huhuhu.
5. Tempat ini dapat anda kunjungi GRATIS !!! So, masukkan ke list ya ^_^


Sekian.... 

Tuesday, May 17, 2016

Malaysia : Tempat Wajib Dikunjungi

Mendapatkan kesempatan mengunjungi Malaysia pada tanggal 5 - 8 Mei yang lalu cukup me-refresh kembali pikiran saya, yang entah beberapa hari sebelumnya rasanya penuh. hahhaa.
Jadi sekarang saya akan memcoba memberikan review tempat tempat yang (katanya) wajib dikunjungi di Malaysia. Check it out !

1. Twin Tower / Menara Petronas

Katanya berkunjung dan berfoto di sini hukumnya FARDHU AIN alias WAJIB. Hahaha. Belum sah rasanya jika belum berkunjung di sini. Oleh supir yang mengantar rombongan saya, kami di berhentikan di sebuah taman tidak jauh dari sana. Karena menurut beliau, dari taman tersebut bisa terlihat keseluruhan tubuh si Menara Kembar jika kami ingin berfoto dengan latar belakang Gedung tersebut. Beginilah hasil pemandangan yang terlihat dari taman tersebut.










Twin Tower Malaysia sempat menjadi bangunan tertinggi di dunia dari tahun 1998 - 2004 sebelum kemudian berdirinya Burj Khalifa di Dubai dan Taipei 101. Di dalam menara Petronas ada juga Mall Suria KLCC yang sangaaatttttt besar. Mungkin butuh waktu seharian untuk menjelajah mall tersebut. Barang barang yang di jual di sana beragam tetapi kebanyakan barang branded. Berbagai macam merk ternama ada di sana. 
Untuk naik hingga lantai atas pengunjung di kenakan biaya kalau tidak salah sebesar RM 20 untuk dewasa dan anak anak. Pengunjung bisa naik sampai jembatan penghubung dan anjungan pemandangan untuk dapat melihat kota Kuala Lumpur seluruhnya. Sayangnya kami tidak naik ke sana. hehehe. 

Spot foto yang menajdi favorit pengunjung di Menara ini adalah di bagian tamannya. Pada malam hari kabarnya pemandangannya lebih bagus. Tapi sayang, malam hari hujan deras, sehingga kami tidak sempat menikmati susasan Twin Tower di malam hari.

Begini pemandangan dari Tamannya.

Twin Tower


Taman KLCC

Suria KLCC

Masih di Suria KLCC

Pintu masuk Suria KLCC



2. Kuala Lumpur City Gallery

Terletak di Dataran Merdeka, juga merupakan spot wajib dikunjungi di Kuala Lumpur. Di daerah Datara Merdeka ini terdapat berbagai macam Gedung dengan bentuk bangunan tua. Mungkin sama seperti Kota Lama tapi jauhhh lebih terawat. Untuk Kuala lumpur City Gallery sendiri hampir seperti museum dimana di dalamnya berisi berbagai macam informasi mengenai sejarah dan perkembangan Malaysia. Di sana di jual juga berbagai macam souvenir dan makanan. Untuk tiket masuknya sebesar RM 5, pengunjung akan mendapatkan tanda masuk berupa gelang yang nanti harus di lepaskan kembali jika keluar dari KL City Gallery. Tiket masuk sebesar  RM 5 dapat ditukarkan dengan potongan harga jika membeli souvenir atau makanan minuman. Jadi misal membeli kaos harga RM 45 makan akan mendapatkan potongan sebesar RM 5, tetapi potongan tersebut tidak dapat diuangkan kembali. Jadi daripada mubazir mending dipakai membeli minum atau roti. hehehe. Yang saya baru tahu setelah berkunjung di sana adalah ternyata Malaysia juga mempunyai batik. Coraknya cerah dan hampir sama dengan batik dari daerah pekalongan.

Seperti inilah Kuala Lumpur City Gallery.


Di bawah Tiang Bendera Tertinggi Di Dunia

Sultan Abdul Samad Building

KL City Gallery

Miniatur KL City Gallery

Miniatur Masjid Jamek

Sejarah Malaysia

Batik Malaysia

I Love Malaysia
3. Bery'l Chocolate Kingdom

Di sini adalah tempatnya pecinta coklat. Berbagai macam varian isi dan rasa coklat kualitas premium dijual disini. Karena coklat yang dijual merupakan kualitas terbaik, jadi coklat yang dijual di sini harganya mahal. Yang saya lihat paling murah satu kotak harganya RM 19. Buat yang memang dananya terbatas sepeti saya, jangan khawatir, karena di sini disediakan juga tester berbagai macam varian coklat yang memang enak enak banget. hahhahaa. Ada rasa durian, almond, strawberry, dark chocolate, bahkan rasa cabe yang pedas. Enak semuaaaaa. Sayangnya harganya mahal. huhuhu.
Sayapun tertarik dengan macaroon yang di jual di sana. Ada promo harga, apabila beli coklat dengan minimal pembelian RM 100 maka bisa beli macaroon dengan harga RM 35, tanpa beli coklat harganya RM 60 kalau saya tidak salah ingat. hehhee. Karena mbak yuni beli banyak, jadi saya bisa beli macaroon dengan harga promo. 
Seperti inilah bagian dalam Bery'l Chocolate Kingdom :










Bersambung yaaaa... ^_^